Me, You and Our Hearts
“
Selamat pagi dunia, selamat menjalani hari ini dengan ceriaaaa “ ucap Ranisya
yang baru saja terbangun dari tidurnya. Tidak lama kemudian Jessica Veranda
yang merupakan sahabat Ranisya dari ia lahir memanggilnya dari luar rumah
pertanda waktunya mereka berangkat ke sekolah bersama. ‘’ Asallamualaikum,
ichaaaa sekolahh yukkk” ucap Jessica. “iaa Ve sebentarr” tidak lama kemudian
Ranisya keluar dari Bagasi rumahnya dengan menggunakan sepeda. “ayo ve cepet,
kita nanti telat” “ ia ia chaa, ini gue udah cepet, mangkannya besok besok lo
bangunnya gak usah tanggung tanggung, siang aja sekalian biar kita gausah
sekolah daripada kek gini jadi dihukum, kan harusnya jug ague yang bilang gitu
bukan lo”ucap ve. “maaf ve maaf, gue tau kok gue emang selalu kesiangan terus, besok gue usahain gak telat lagi deh”.”ah
percuma lo mah ngomong doang besok juga diulang lagi”.”gue usahain engga deh,
jangan marah ya, nanti gue traktur siomay dikantin deh sepuasnya” kata ranisya.
“oke gue gamarah kok, ayo gercep genjot sepedanya chaa”.”iya iay ve”
Setibanya
disekolah, benar sekali apa yang mereka bayangan. Untuk kesekian kalinya
lagi-lagi ia telat tapi telat kali ini berbeda dengan telat telat sebelumnya.
Karena di telat kali ini Ranisya bertemu dengan seseorang yang sangat tampan.
Setelah diselidiki ia ternyata Rangga kelas XI IPA II. Ia murid pindahan. Sejak
saat itulah Ranisya menyukai orang itu. Ranisya sangat ingin sekali kenal
dengan Rangga, dan keinginan nya pun terwujud karena ternyata Ve kenal dengan
Rangga. Rangga adalah sepupu Ve yang baru pulang dari Singapore. Ve mengenalkan Ranisya dengan Rangga dengan
cara yang wajar tidak dibuat buat, dengan senatural mungkin akhirnya Rangga pun
mengenal Ranisya. Sejak saat itu mereka mulai menjalin sebuah pertemanan, tapi
apa daya ternyata rangga sudah memiliki seorang pacar. Pupus sudah harapan
Ranisya untuk mendapatkan Rangga. Dan akhirnya ranisya pun berhenti berjuang
untuk mendapatkan rangga walau dihatinya ia masih ada rasa untuk rangga tapi
ranisya tidak ingin merusak kebahagiaan di hidup rangga. Menurutnya biarlah ia
yang merasakan sakit itu sendiri. Sampai suatu hari Ranisya dekat dengan
sahabat rangga, namanya Dava. Dava itu orang yang hampir sepurna, ia ganteng, putih,
tinggi, pintar, multitalent, suaranya bagus, romantis, ia pun merupakan seorang
anak dari pengusaha yang cukup terkenal. Sejak kedekatannya dengan Ranisya
ternyata Dava menyukai Ranisya diam diam, ia tidak bernai mengungkapkannya
Karena dava tahu bahwa Ranisya masih mempunyai rasa sama rangga. Tapi dava
tetap berjuang untuk mendapatkan hati Ranisya, dengan sikapnya yang perhatian,
tulus, dan romantisnya yang suka dia pake buat menghibur Ranisya kalau ia lagi
sedih karena Rangga. Rangga selalu curhat sama Ranisya tentang dia dan pacarnya
tanpa tahu apa yang Ranisya rasakan saat mendengarkan cerita nya. Ranisya tidak
peduli dengan apa yang ia rasakan yang ia peduli hanyalah ia bisa selalu dekat
dengan rangga sampai suatu saat nanti rangga bisa sadar bahawa ranisya lah
orang yang benar benar sayang dan cinta sama rangga. Rangga sayang banget sama
pacarnya sampai sampai saat mereka putus karena pacar rangga lebih memilih
orang lain, rangga sangat terpuruk, hidupnya seakan hampa. Tidak ada lagi tawa
riang yang menghiasi hidupnya kecuali ranisya yang selalu membuatnya merasakan keindahan
hidup. Ranisya menyadarkan rangga bahwa hidup itu harus terus dijalani dan
bahagia itu sederhana gak harus sesuai dengan apa yang kita inginkan, ranisya
selalu bilang bahwa masih banyak orang orang yang sayang sama rangga, seperti
dia. Semenjak itu rangga sadar bahwa ranisya sangat mencintainya sampai sampai
ia berani untuk menyatakan perasaanya kepada rangga di hadapan teman teman
rangga termasuk dava. Mulai saat itu rangga dan ranisya pacaran, ia melakukan
semua hal-hal bahagia sebagaimana orang orang pacaran lainnya, mereka nonton,
makan, dinner, dan masih banyak lagi kebahagian yang telah Ranisya ciptakan
untuk Rangga. Namun kebahagiaan ranisya itu hancur ketika mantan pacar rangga
yang meninggalkannya itu kembali lagi, ia meminta maaf kepda rangga dan minta
balikan, karena rangga masih sangat mencintai dia, rangga menerima ia kembali
tanpa sepengetahuan ranisya. Sikap rangga kepada ranisya mulai berubah,
seketika rangga menjadi seseorang yang dingin, cuek dan tidak peduli sama
sekali kepada ranisya. Ranisya sangat bingung apayang terjadi dengan rangga
sampai akhirnya ranisya meminta bantuan Ve untuk menemani nya mencari tahu apa
yang sedang terjadi dengan rangga. Akhirnya v dan ranisya pun mengikuti rangga
mulai dari rumah, ketempat futsal, sampai akhirnya ia beerkunjung ke sebuah
rumah dan ternyata itu adalah rumah mantan pacarnya rangga, ve dan ranisya upun
terus mengkkuti rangga. Sampai akhirnya ranisya mengetahui semuanya kalu
ternyata rangga udah balikan lagi sama mantannya disaat rangga masih pacaran
dengan ranisya. Hati ranisya sangat hancur berkeping-keping mengetahui semua
itu, ranisya selalu berteriak teriak di pantai dan menangis dikamar saat malam.
Namun ranisya beruntung karena ia punya dava yang selalu menemaninya saat
senang maupun sedih, dava selalu melakukan hal hal aneh yang dapat membuat
ranisya tertawa bahagia melupakan semua masalahnya, bagi dava kebahagiaan
ranisya adalah yang terpenting dan utama dari kebahagian dirinya. Hampir setiap
malam dava menelfon ranisnya untuk menghiburnya agar ia tidak menangis lag.
Sampai suatu malam. Dava menghubungi ranisya lewat skype agar mereka bisa
saling melihat wajah mereka masing masing, saat itu dava sedang memegang gitar
dan ranisnya bertanya ke dava untuk apa gitar itu, lalu dengan tulusnya dava
menjawab “gue mau nyanyi lah cha”. “Ohh mau nyanyi, mau jelek atau bagus suara
lo juga gapapa tetep gue dengerin va , yaudah nyanyi cepet” dava lalu mulai
memetik gitarnya dan menyanyikan sebuah lagu.
Aku suka dia ...
Tapi ku tak tahu
untuk bilang kepadanya..
Jika aku suka jatuh cinta kepadanya..
Dia cinta yang pertama, dia yang
bisa membuat aku ...
Merasa deg deg kan berdebar di dada..
Diam saat mengingatnya…
Bulan tolong katakan…
Bintang
bantu bisikan…
Kepada dirinya kalau aku mau jadi kekasihnya…
Aku yakin diriku..
Nanti pasti
membuatnya..
Suka kepadaku..
Cinta kepadaku..
Dan kita akan jadian..
Bulan tolong katakan…
Bintang
bantu bisikan…
Kepada dirinya kalau aku mau jadi kekasihnya…
“widihhhh
keren juga ya lo kalau lagi nyanyi sambil main gitar gitu, cool banget hahaha,
hati gue jadi nyess nyesss wkwk” kata ranisya setelah dava selesai bernyanyi.
Lalu dava berkata “ lo tau gak kenapa gue nyanyi lagu itu? Gue tuh lagi suka
sma orang, gue sayang banget sama dia tapi sayang dia malah sukanya sama
sahabat gue, tapi gue yakin gue bisa ngedpaetin hatinya mangkannya gue nyanyiin
lagu ini, karena ini gue banget Haha”setelah dava selesai curhat, ranisya izin
buat tidur duluan dan akhirnya mereka pun selesai videocall. Ranisya langsung
berfikir, kenapa ya pas dava bilang dia lagi suka sama cewek hati gue aneh gitu
kayak sakit, tapi kok bisa sakit? Jangan jangan gue suka sama dava lagi.tapi
cewek yang dava suka itu siapa ya, apa gue? Soalnya kan dia kayaknya Cuma lagi
deket sama gue. Ah tau ah udah gue gamau mikir yang aneh aneh entar malah
kecewa lagi gue. *katanya dalamhati. Dan beberapa hari kemudian dava nembak
ranisya dengan cara yang romantis. Waktu itu lagi ada acara pensi di sekolah.
Disana dia udah nyiapin rencana buat nembak ranisya, dava juga meminta bantuan
kepada temen temen nya ranisya termasuk Ve. Sebelumnya dava udah bilang sama
ranisya kalau dava bakal tampi dipensi dan ranisya wajib nonton dia. Waktu dava
tampil, dava bilang kalau lagu ini dia persembahin buat orang yang sangat dia
sayang yaitu ranisya. Dava accoustikan bareng temennya nyanyiin lagunya petra
sihombing yang mine, waktu pertengahan lagu dava nyamperin ranisya terus bawa
ranisya ke atas panggung. Pas dava udah selesai nyanyi, dava bilang ke ranisya
di panggung itu, dava bilang “cha sebenernya dari dulu aku suka sama kamu, dari
sebelum kamu jadian sama rangga, semakin lama perasaan itu bukannya hilang tapi
malah semakin bertambah, aku malah makin sayang sama kamu, aku sayang sama kamu
apa adanya diri kamu, aku gak peduli sama semua kekurangan yang ada diri kamu,
yang aku peduli Cuma kamu, bagi aku semua kekurangan kamu itu adalah
kesempurnaaan buat aku, aku akan selalu ada buat kamu disaat apapun itu karena
aku sayang sama kamu itu karena Allah. Cha will you be mine? Disaat yang sama
teman teman ranisya memakai baju berhuruf abjad yang membentuk sebuah kata I
LOVE YOU, semua penonton mengeluarkan bunga mawar merah dan memegang sebuah
balon, lalu Ranisya menjawab I’ll always want to be yours” dan terbanglah balon
balon yang dilepaskan oleh penonton dan ada satu ikat balon yang diterbangkan
dengan membawa spanduk yang bertuliskan Ranisya Love Dava. Semenjak itu hari
hari mereka sangat bahagia, setiap jam detik menitnya mereka lalui dengan penuh
warna. Canda tawa dan bahagia selalu mengukir hidup mereka, dan semua masalah
selalu mereka selesaikan dengan kepala yang dingin dan sangat dewasa serta
romantis. Namun disaat itu rangga kembali lagi di khianatin oleh pacarnya itu.
Ia sadar bahwa ranisya lah yang terbaik untuknya. Rangga ingin kembali lagi
kepada Ranisya, ia menyesal atas semua yang telah ia lakukan, rangga ingin
sekali hubungannya dengan ranisya kembali seperti dulu lagi tapi ada daya
ranisya menolaknya, ranisya bilang ia sudah bahagia dengan dava.
