Rabu, 19 Maret 2014

Cerpenku! Cinta tak pernah salah

2
CINTA TAK PERNAH SALAH

Pagi yang indah di hari kamis, terbangun seorang gadis cantik berambut panjang tak beraturan dan mengembang, gadis itu bernama Raisa tepatnya Bunga Raisa Andriana. Ia telah bermimpi indah sekali, ia bermimpi bertemu seorang lelaki yang sangat tampan di daam mimpinya. Ketika ia sedang di sekolah, kelasnya pun kedatangan murid baru yang sangat amat tampan yang bernama Iqbaal. Iqbaal adalah murid baru di kelasnya, namun tak pernah disangka Iqbaal menyukai Raisa sejak pertama kali ia melihat Raisa. Iqbaal pun selalu mencoba membuat Raisa jatuh cinta kepadanya tanpa Raisa menyadari bahwa Iqbaal telah jatuh cinta kepadanya. Setiap diberi tugas sekolah oleh guru Iqbaal pasti selalu satu kelompok dengan Raisa, Dengan perlahan Iqbaal mendekati Raisa dengan cara yang pasti. Mulai dari menayakan tugas sekolah lewat sms, belajar bersama dirumah Raisa ( karena mereka Tetangga ), berangkat bareng ke sekolah jika salah satu kendaraan mereka rusak. Semakin hari mereka semakin dekat layaknya seseorang yang sedang pacaran. Sampai suatu saat iqbaal pun bingung akan perasaan Raisa kepadanya. Iqbaal selalu ingin mengungkapkan perasaanya namun ia selalu merasa takut, ia takut jika nanti ia mengungkapkan perasaannya kepada Raisa dia ditolak dan Raisa langsung menjauhinya. Ternyata karena perhatian Iqbaal, Kebaikan iqbaal, kesabaran iqbaal tanpa di sadari Raisa pun mulai jatuh cinta kepada Iqbaal.
Keesokan harinya di suatu SMA tepatnya di ruang kelas X IPA 5 kedatangan seorang murid baru yang bernama Vira, Vira adalah seorang gadis cantik berkulit putih dan berambut panjang yang pindah sekolah karena ayahnya dinas di tempat itu. Vira pun menjadi gadis populer di sekolah karena kecantikan dan hati nya yang baik. Tanpa disangka vira pun menyukai Iqbaal, karena menurut vira iqbaal adalah sesosok lelaki idamannya. Vira pun sering ngobrol berdua dengan iqbaal bahkan sesekali mereka pulang bareng. Hingga akhirnya Raisa pun merasa iqbaal sudah tidak lagi mempedulikan dia, ia merasa iqbaal berubah, ia rindu sosok iqbaal yang dulu yang selalu ada disampingnya disaat sedih maupun senang, ia rindu akan kekonyolan iqbaal yang selalu membuat ia tertawa, ia rindu iqbaal membuat hari- harinya menjadi indah seperti dulu, ia rindu semuanya tentang iqbaal. Saat itu hati Raisa menjadi berantakan ia bingung apa yang terjadi dengan dirinya, kenapa pada saat iqbaal pergi dengan Vira, Ia merasa akan kehilangan iqbaal, hatinya selalu perih saat melihat iqbaal bersama Vira. Raisa pun mulai menyadari bahwa ia mencintai iqbaal, ia sayang sama iqbaal bukan hanya sekedar teman, bukan hanya sebatas kasih sayang adik kaka tapi lebih. Raisa mengira perasaan nya kepada iqbaal itu salah, sehingga Raisa selalu berusaha untuk menghilangkan perasaannya untuk iqbaal namun semakin ia mencobanya semakin pula hatinya memberontak, iqbaal sudah masuk terlalu dalam kedalam hati Raisa, sehingga akhirnya Raisa memutuskan untuk menjauhi iqbaal. Iqbaal bingung kenapa akhir – akhir ini sikap raisa kepadanya berubah, ia menjadi jutek, cuek, ga pedulian, dan sangat dingin kepada iqbaal. Iqbaal pun curhat kepada Vira dan saat iqbaal menceritakan perasaannya kepada raisa, perasaan vira menjadi amburadul karena vira fikir iqbaal menyukai dia bukan raisa atau siapa pun.
Vira pun menyatakan perasaannya kepada iqbaal.
Vira : “baal gue tuh sebenernya suka sama lo, dari pertama gue masuk sekolah ini, gue fikir perasaan lo sama gue tuh sama tapi apa kenyataannya gue cuma ngerasa jadi orang paling bodoh di dunia karena udah ngasih harapan dan cinta gue keorang yang salah, gue terlalu berharap sama lo, gue terlalu berharap cinta gue ke lo tuh terbalaskan, gue terlalu berharap hubungan kita tuh lebih dari ini, kayaknya gue Cuma terlalu banyak berharap kalau cinta gue ke elo bakal berakhir bahagia kaya cerita cerita dongeng, tapi ternyata gue salah, SALAH, SALAH, SALAH BANGET !!!” vira pun lari meninggalkan iqbaal
Iqbaal : (berlari mengejar vira dan memegang tangan kanannya) Maaf Vir gue gatau perasaan lo ke gue gimana, maaf kalau gue bikin lo berharap, maaf vir gue gak maksud bikin lo sedih, kecewa, dan nangis karena gue.”( iqbaal menatap mata vira dan mengusap air mata yang terjatuh dipipi vira )
Vira : “ah udahlah baal, emang ya semua cowok itu sama aja gak ada bedanya!”
Iqbaal : “Maaf Vir, sumpah gue gak maksud buat nyakitin persaan lo!”
Vira : “Buat sekarang gue gak bisa maafin lo Baal, hati gue udah terlalu sakit! (vira pergi meninggalkan iqbaal )
Iqbaal : “ Viraa.. Viraa.. Viraaa” (Teriak memanggil Vira)
                Semalaman Vira menangis di kamarnya, air matanya seakan tak bisa berhenti, sampai ia mneghabiskan 5 kotak tisu. Keesokan paginya mata Vira pun sembab, Ia lesu, hari- hari nya menjadi tak berwarna lagi.
Iqbaal pun sangat merasa bersalah kepada Raisa dan Vira, Ia merasa menjadi orang yang sangat jahat di dunia karena telah menyakiti 2 hati wanita sekaligus. Iqbaal pun setiap hari meminta maaf kepada Vira dan Raisa tapi tak ada hasil. Hingga suatu hari Vira memaafkan Iqbaal dan Vira perlahan mengikhlaskan iqbaal untuk Raisa karena Vira berfikir gak mungkin hidupnya selamanya akan hanyut dalam kesedihan, vira pun ingin menemukan kebahagiaan baru. Sejak saat itu Iqbaal meminta bantuan Vira untuk nembak Raisa, walau hati Vira sakit tapi ia sudah bertekad untuk melupakan iqbaal dan mengikhlaskan iqbaal untuk Raisa.
Sampai tiba hari dimana iqbaal merencanakan untuk nembak Raisa, walau ia takut tapi ia harus mengungkapkan perasaanya kepada Raisa sebelum terlambat.
Iqbaal : ( mengirim sms kepada Raisa agar Raisa datang ke tempat main kesayangan mereka hari sabtu jam 7 malam ini )
Raisa : ( Raisa pun setuju dan ia akan datang kesana walau ia tak mau datang tapi tak bisa dipugkiri hatinya ingin sekali datang )
JAM 7. PM di taman berumah pohon yang indah bahkan semakin indah karena hiasan yang dipasang untuk supprise.
Raisa : “( datang dengan memakai gaun pink ke ungu unguan dengan rambut panjang yang indah dan sepatu slop. Raisa kaget akan taman berumah pohonnya itu menjadi sangat indah dengan lampu warna warni dan foto ia sama iqbaal yang digantung diatas pohon. Dengan lilin yang disusun berbentuk love dengan bunga mawar di dalamnya, dengan satu ayunan yang yang dihiasi daun daun di samping pohon, dan dengan banyak lilin yang menghiasi jalan untuk menuju kesana )
Iqbaal : RAISA ?
Raisa : Ini ada apa sih baal ? kok tempatnya jadi indah kaya gini
Iqbaal : Tempat ini sengaja gue bikin indah Ra, Karena gue pengen moment ini tuh bisa jadi kenangan yang gak bisa dilupain buat kita berdua.
Raisa : Maksud lo apa sih baal ? Ga jelas deh! (Raisa pun pergi meninggalkan iqbaal)
Iqbaal : (Memegang tangan Raisa dan menatap matanya dengan penuh kasih sayang) Ra gue tuh sayang banget sama lo, gue suka sama lo, sejak gue pertama kali ngeliat lo dan sejak gue tau kita tetanggaan gue seneng banget Ra, Gue nyiapin ini semua buat lo, karena lo adalah seseorang yang bener bener berarti banget di hidup gue Ra, Lo adalah orang yang udah ngubah hari- hari gue jadi indah, Lo yang selalu bikin gue nyaman dan ketawa saat dideket lo Ra, Lo yang selalu sabar ngadepin tingkah gue yang konyol, gue pengen kita gak cuma sekedar temen Ra, Lo udah berhasil bikin gue jatuh cinta sama lo dengan Kesederhanaan lo, Ra apa lo mau jadi sesuatu yang berharga dalam hidup gue, Jadi seseorang yang selalu ada disamping gue, Jadi bagian di hidup gue sebagai anugerah terindah dari allah ?
Raisa : (Meneteskan Airmata lalu mengusapnya) Vira gimana Baal ? Jangan mainin dia!
Iqbaal : Gue sama Vira gak ada apa apa, kita Cuma temenan doang. Gue bikin supprise ini juga dibantuin kok sama dia, sama sahabat lo juga.
Raisa : ( Hanya Terdiam )
Iqbaal : Ra lo mau gak jadi pacar gue ?
( Tiba – tiba Vira, sahabat- sahabat Raisa dan teman teman kelasnya pun keluar dengan mebawa balon yang bertuliskan I LOVE U RAISA, RAISA LOVE IQBAAL, dan sambil berteriak TERIMA TERIMA TERIMA )
( Iqbaal pun berlutut memegang tangan Raisa dengan membawa setangkai bunga Mawar merah yang sangat Indah )
Iqbaal : Ra ?
Raisa : ( lagi lagi meneteskan air mata karena terharu atas perbuatan Iqbaal )
Iqbaal : ( Berdiri dan Berkata ) Ra kok lo nangis sih ?
Raisa : (mengambil bunga) Gue mau kok baal jadi seseorang yang berharga buat lo, jadi orang yang selalu ada di samping lo, jadi anugerah terindah di hidup lo karena gue juga sayang baal sama lo, karena bagi gue lo juga anugerah terindah dari Allah yang hadir hidup gue Baal :’) gue mau ngejalanin hari- hari gue sama lo kaya dulu lagi penuh dengan tawa dan bahagia :’)
Iqbaal : (Memeluk Raisa dengan erat)
Raisa : ( Membalas pelukan Iqbaal )
Lalu bunga pun bertaburan dari atas rumah pohon di atas Iqbaal dan Raisa. Sehingga suasana disana semakin sangat romantis.
Mereka pun menjalani hari- hari merka bersama dengan penuh canda tawa bahagia, sesekali ada masalah mereka selalu membicarakannya dengan kepala dingin sehingga hubungan merea semakin terasa indah, sempurna dan bahagia.

SELESAI....